Saat memindahkan nameserver domain ke Cloudflare, banyak pengguna fokus pada pengaturan website dan lupa bahwa konfigurasi DNS juga menentukan apakah email domain tetap dapat digunakan. Padahal, setelah nameserver berubah, pengaturan DNS termasuk MX Record perlu disesuaikan agar email tetap terhubung ke mail server hosting. Cara mengarahkan email domain ke hosting melalui Cloudflare menjadi langkah penting yang perlu dilakukan setelah proses tersebut.
Masalahnya, konfigurasi DNS email di Cloudflare berbeda lokasi dengan pengaturan yang sebelumnya mungkin dilakukan melalui cPanel atau panel hosting. Jika MX Record belum diarahkan dengan benar, email hosting bisa gagal menerima maupun mengirim email meskipun layanan website tidak mengalami kendala.
Pada artikel ini, Anda akan mempelajari cara mengarahkan email domain ke hosting melalui Cloudflare, mulai dari konfigurasi MX Record hingga SPF, DKIM, dan DMARC agar layanan email dapat digunakan dengan lebih optimal.
Ketika nameserver domain dipindahkan ke Cloudflare, pengelolaan DNS tidak lagi dilakukan melalui panel hosting, melainkan melalui DNS Manager Cloudflare. Kondisi ini sering membuat pengguna lupa menyesuaikan record yang digunakan oleh layanan email hosting.
Salah satu record terpenting adalah MX Record, yang berfungsi menentukan server tujuan untuk menerima email. Jika MX Record belum diarahkan ke mail server hosting yang benar, email yang dikirim ke alamat domain Anda bisa gagal diterima. Selain itu, konfigurasi SPF, DKIM, dan DMARC juga perlu diperhatikan untuk membantu proses autentikasi dan meningkatkan keamanan pengiriman email.
Karena itu, setelah menggunakan Cloudflare, pastikan seluruh DNS yang berkaitan dengan email sudah dikonfigurasi dengan benar agar layanan email hosting tetap dapat digunakan secara optimal.
Mengarahkan Email Domain ke Hosting melalui Cloudflare
Jika sebelumnya Anda membuat email domain melalui hosting cPanel Rumahweb, lalu mengubah nameserver domain ke Cloudflare, dan kini email Anda tidak lagi berfungsi, penyebabnya kemungkinan besar adalah DNS untuk email yang belum tersedia di Cloudflare.
Saat nameserver berpindah ke CloudFlare, record seperti MX, SPF, DKIM, dan DMARC yang sebelumnya sudah aktif di cPanel bisa jadi tidak ikut terbawa ke Cloudflare. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan seluruh record tersebut sudah dibuat ulang di Cloudflare agar email domain kembali berfungsi normal. Jika Anda mengalami situasi ini, ikuti panduan berikut untuk mengatasinya.
Agar email hosting bisa digunakan untuk menerima email, Anda perlu melakukan setting mx record di cloudflare. Berikut panduan cara setting MX Record di cloudflare:
Dengan setting seperti diatas, ketika ada pengiriman email ke domain maka email akan masuk ke mail server hosting.
Selanjutnya melakukan konfigurasi untuk pengiriman email seperti menambahkan record spf, dkim, dan dmarc
SPF, DKIM, dan Dmarc merupakan tiga mekanisme autentikasi email yang berfungsi untuk meningkatkan keamanan dan kepercayaan dalam proses pengiriman email.
Konfigurasi SPF, DKIM, dan DMARC sangat penting karena banyak penyedia layanan email, seperti Gmail, Outlook, dan Yahoo, menggunakan ketiga mekanisme tersebut sebagai bagian dari proses penilaian reputasi email. Tanpa konfigurasi yang benar, email yang dikirim dari suatu domain berisiko masuk ke folder spam, ditolak oleh server penerima, atau bahkan dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan spoofing dan phishing.
Berikut panduan setting SPF, DKIM, dan Dmarc Record di Cloudflare
Kembali ke menu DNS di Cloudflare, cari record dkim, spf, dan dmarc. Jika belum ada silahkan buat baru dan lakukan copy paste record sesuai record yang muncul di cPanel. Berikut screenshot contohnya :
Setelah menunggu propagasi DNS selama beberapa jam, Anda perlu memastikan DNS sudah valid di cPanel dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini.
Meski sudah mengikuti langkah-langkah di atas, terkadang email masih belum berfungsi dengan normal. Berikut beberapa kendala yang sering muncul beserta cara mengatasinya.